BAB I
MELAKSANAKAN
PEMERIKSAAN & PENGUJIAN SUBSISTEM LISTRIK
1.
Cara melaksanakan Pemeriksaan dan Pengujian
Secara visual
Cara melakukan pemeriksan dan pengujian visual pada subsistem listrik yaitu dengan melihat kondisi dan membandingkan hasil pemeriksaan dengan dokumen yang berlaku. Untuk memudahkan penjelasaan, cara melakukan pemeriksan dan pengujian visual pada subsistem listrik akan dibagi menjadi dua, yaitu pemeriksaan visual dan pengujian visual.
Pemeriksaan
visual dilakukan dengan cara melihat kondisi pada subsistem listrik yang
menjadi obyek riksauji. Kondisi yang dilihat antara lain :
Keberadaan subsistem, Jumlah komponen, Nama plate, Kotor/Bersih, Warna, Debu, Karat, Lembab, Retak, Ceceran/lelehan bahan cair, Tanda K2, Sirkulasi, Mur/baut, Sealer, Serpihan, Tanda spesifik
Pemeriksaan visual dilakukan pada subsistem
listrik, diataranya pada: Generator, Kubikel, Alat Ukur, Indikator, Alat
Pengaman, Kabel, Alat Kontrol, dan DC
Power
2) Pengujian Visual
Pengujian
visual dilakukan dengan cara membandingkan Hasil pemeriksaan visual
dengan dokumen yang berlaku/update, seperti: Buku Manual, Dokumen Perencanaan terkait, Log book/Log sheet Inspeksi/OpHar., SOP Inspeksi, SLD, lembar cek list ‘RiksaUji’, alat tulis. Hasil pemeriksaan
visual didokumentasikan kedalam laporan Pemeriksaan dan Pengujian Visual.
Cara tersebut diatas dilakukan untuk komponen subsitem listrik antara lain pada Generator, Kubikel, Alat Ukur, Indikator, Alat Pengaman, Kabel, Alat Kontrol, DC Power dan sebagainya
B. Keterampilan yang
Diperlukan dalam Melaksanakan Pemeriksaan & Pengujian Subsistem Listrik
1. Memeriksa subsistem listrik secara visual
2. Menguji subsistem listrik secara visual
C. Sikap Kerja yang
Diperlukan dalam Melaksanakan Pemeriksaan &
Pengujian Subsistem Listrik
1. Harus cermat
dan teliti dalam memeriksa
subsistem listrik secara visual.
2. Harus cermat
dan teliti menguji subsistem listrik secara visual

No comments:
Post a Comment