Wednesday, April 28, 2021

MELAKSANAKAN PEMERIKSAAN & PENGUJIAN SUBSISTEM LISTRIK

 

BAB I           

MELAKSANAKAN PEMERIKSAAN & PENGUJIAN SUBSISTEM LISTRIK

 A.   Pengetahuan  yang Diperlukan dalam Melaksanakan Pemeriksaan & Pengujian Subsistem Listrik

1.   Cara melaksanakan Pemeriksaan dan Pengujian Secara visual

     Cara melaksanakan Pemeriksaan dan Pengujian Secara visual dilakukan dalam dua kondisi yaitu:             kondisi subsistem listrik off dan on. Saat kondisi subsistem listrik on, pemeriksaan dan pengujian             secara visual juga dilakukan ketika pengoperasian tanpa beban, berbeban dan pelepasan beban. Cara         pemeriksaan dan pengujian subsistem listrik dalam kondisi on akan dijelaskan pada modul lain. Pada      modul ini hanya dibatasi pada pemeriksaan dan pengujian visual pada subsistem listrik saat kondisi         off.[1]

 


 Gambar 2.1. Pelaksanaan Riksauji

Cara melakukan pemeriksan dan pengujian visual pada subsistem listrik yaitu dengan melihat kondisi dan membandingkan hasil pemeriksaan dengan dokumen yang berlaku. Untuk memudahkan penjelasaan, cara melakukan pemeriksan dan pengujian visual pada subsistem listrik akan dibagi menjadi dua, yaitu pemeriksaan visual dan pengujian visual.

 1)   Pemeriksaan Visual[2]

Pemeriksaan visual dilakukan dengan cara melihat kondisi pada subsistem listrik yang menjadi obyek riksauji. Kondisi yang dilihat antara lain :

                  Keberadaan subsistem,  Jumlah komponen, Nama plate, Kotor/Bersih, Warna, Debu, Karat, Lembab,  Retak, Ceceran/lelehan bahan cair, Tanda K2, Sirkulasi, Mur/baut, Sealer, Serpihan, Tanda spesifik

Pemeriksaan visual dilakukan pada subsistem listrik, diataranya pada: Generator, Kubikel, Alat Ukur, Indikator, Alat Pengaman, Kabel, Alat Kontrol, dan DC Power

2)   Pengujian Visual

 

Pengujian visual dilakukan dengan cara membandingkan Hasil pemeriksaan visual dengan dokumen yang berlaku/update, seperti: Buku Manual, Dokumen Perencanaan terkait, Log book/Log sheet Inspeksi/OpHar., SOP Inspeksi, SLD, lembar cek list ‘RiksaUji’, alat tulis. Hasil pemeriksaan visual didokumentasikan kedalam laporan Pemeriksaan dan Pengujian Visual.

Cara tersebut diatas dilakukan untuk komponen subsitem listrik antara lain pada Generator, Kubikel, Alat Ukur, Indikator, Alat Pengaman, Kabel, Alat Kontrol, DC Power dan sebagainya

 

B.   Keterampilan yang Diperlukan dalam  Melaksanakan Pemeriksaan & Pengujian Subsistem Listrik

1.    Memeriksa subsistem listrik secara visual

2.    Menguji subsistem listrik secara visual


C.   Sikap Kerja yang Diperlukan dalam  Melaksanakan Pemeriksaan  & Pengujian Subsistem Listrik

1.    Harus cermat dan teliti dalam memeriksa subsistem listrik secara visual.

2.    Harus cermat dan teliti menguji subsistem listrik secara visual

 

No comments: